My BLOG

hhaaahh atttuuuutt,,,

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

together with shinwa

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Three Idiot

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

goto school please

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

pisss

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

2012-03-07

Tugas Bahasa jepang - Peralatan dapur





 NO

Peralatan Dapur

Romaji

Hiragana

Katakana

Baki

boon

ぼおん

ボオン

canker

kappa

かっぱ

カッパ

cawan

ukezara 

うけざら

ウケザラ

garpu

fooku

-

フォオク

gelas

koppu

-

コップ

kendi

mizusashi

みずさし

ミズサシ

sumoit

hashi

はし

ハシ

sendok

saji

さじ

サジ

pisau

naifu

-

ナイフ

piring

sara

さら

サラ

panggangan

guriru

-

グリル

oven

tenpi, oobu

おおぶん

テンピ 、オオブン

kompor

renji

れんじ

レンジ

laci

hikidashi

ひきだし 

ヒキダシ

lemari

shokkidana

しょっきだな

ショッキダナ

mangkuk

wan, booru

わん, ボール

ワン、ボオル

mesin cuci 

sentakuki

せんたくき

センタクキ

microwave

denshi renji

でんしれんじ

デンシレンジ

mixer

mikisaa

みきさあ

ミキサア

celemek

Epuron

-

エプロン

Robiatuz Zuniar

XII IPA 3

20684

2012-03-06

Macam-Macam Budaya Tarian dari berbagai daerah di Indonesia



Tari Barong, Bali.
Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan Pra Hindu yang menggunakan boneka berwujud binatang berkaki empat atau manusia purba yang memiliki kekuatan magis.
Topeng Barong dibuat dari kayu yang diambil dari tempat-tempat angker seperti kuburan, oleh sebab itu Barong merupakan benda sakral yang sangat disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Pertunjukan tari ini dengan atau tanpa lakon, selalu diawali dengan pertunjukan pembuka, yang diiringi dengan gamelan. Ada beberapa jenis tari barong namun yang sering dipentaskan untuk konsumsi pariwisata yaitu jenis Baring Ket.
Barong Ket atau Barong Keket adalah tari Barong yang paling banyak terdapat di Bali dan paling sering dipentaskan serta memiliki pebendaharaan gerak tari yang lengkap. Dari wujudnya, Barong Ket ini merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau boma. Badan Barong ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dibuat dari kulit, ditempel kaca cermin yang berkilauan dan bulunya dibuat dari perasok (serat dari daun sejenis tanaman mirip pandan), ijuk atau ada pula dari bulu burung gagak.
Untuk menarikannya Barong ini diusung oleh dua orang penari yang disebut Juru Saluk / Juru Bapang, satu penari di bagian kepala dan yang lainnya di bagian pantat dan ekornya. Tari Barong Keket ini melukiskan tentang pertarungan tanpa akhir antara kebajikan (dharma) dan keburukan (adharma) yang merupakan paduan yang selalu berlawanan (rwa bhineda).




Tari Kecak, Bali.

Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi dimana penarinya akan dalam keadaan tidak sadar karena melakukan komunikasi dengan tuhan, atau roh para leluhur yang kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masya rakat. Pada tari kecak tidak menggunakan alat musik dan hanya menggunakan kincringan yang dikenakan pada kaki para penari yang sedang memerankan tokoh-tokoh Ramayana. Sedangkan para penari yang duduk melingkar mengenakan kain kotak-kotak yang melingkari pinggang mereka.
Tari kecak ini di ciptakan pada tahun 1930-an oleh Wayan Limbak dan dengan seorang pelukis Jerman Walter Spies. Mereka menciptakan tari tersebut berdasarkan tradisi sanghyang kuno dan mengambil dari bagian-bagian kisah Ramayana. Tarian ini menjadi populer ketika Wayan Limbak bersama penari Bali-nya tour berkeliling dunia mengenalkan tarian Kecak tersebut। Hingga kini tari kecak menjadi tarian seni khas Bali yang terkenal.




Tari Sekapur Sirih, Jambi dan Riau.
Tari Sekapur Sirih merupakan tarian selamat datang kepada tamu-tamu besar di Provinsi Jambi dan Riau.
Keagungan dalam gerak yang lembut dan halus menyatu dengan iringan musik serta syair yang ditujukan bagi para tamu. Menyambut dengan hati yang putih muka yang jernih menunjukkan keramahtamahan bagi tetamu yang dihormati.Tari ini menggambarkan ungkapan rasa putih hati masyarakat dalam menyambut tamu. Sekapur Sirih biasanya ditarikan oleh 9 orang penari perempuan, dan 3 orang penari laki-laki, 1 orang yang bertugas membawa payung dan 2 orang pengawal. Propetri yang digunakan: cerano/wadah yang berisikan lembaran daun sirih, payung, keris. Pakaian: baju kurung /adat Jambi, iringan musik langgam melayu dengan alat musik yang terdiri dari : biola, gambus, akordion, rebana, gong dan gendang.





Tari Serampang Dua Belas, Sumatera.
Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. Sebelum bernama Serampang Duabelas, tarian ini bernama Tari Pulau Sari, sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini, yaitu lagu Pulau Sari. Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas. Pertama, nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). Menurut Tengku Mira Sinar, nama tarian yang diawali kata “pulau” biasanya bertempo rumba, seperti Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. Berdasarkan hal tersebut, Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang (Sinar, 2009: 48). Kedua, penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12, yaitu: pertemuan pertama , ci nta meresap, memendam cinta, menggila mabuk kepayang, isyarat tanda cinta, balasan isyarat, menduga, masih belum percaya, jawaban, pinang-meminang, mengantar pengantin, dan pertemuan kasih Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. Menurut Tengku Mira Sinar, tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya.


Tari Saman, Aceh.
Tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tar ian Saman mempergunakan bahas Arab Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Dalam beberapa literatur menyebutkan tari Saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo, Aceh.



Tari Reog Ponorogo, Jawa Timur.
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil p ada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.


Tari Merak, Pasundan.
Tari Merak merupakan tarian kreasi baru dari tanah Pasundan yang diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri pada tahun 1950an dan dibuat ualng oleh dra. Irawati Durban pada tahun 1965 .
Banyak orang salah kaprah mengira jika tarian ini bercerita tentang kehidupan dan keceriaan merak betina, padahal tarian ini bercerita tentang pesona merak jantan yang terkenal pesolek untuk menarik hati sang betina.
Sang jantan akan menampilkan keindahan bulu ekornya yang panjang dan berwarna-warni untuk menarik hati sang betina. Gerak gerik sang jantan yang tampak seperti tarian yang gemulai untuk menampilkan pesona dirinya yang terbaik sehingga sang betina terpesona dan melanjutkan ritual perkawinan mereka.
Setiap gerakan penuh makna ceria dan gembira, sehingga tarian ini kerap digunakan sebagai tarian persembahan bagi tamu atau menyambut pengantin pria menuju pelaminan.
Kostumnya yang berwarna warni dengan aksen khas burung merak dan ciri khas yang paling dominan adalah sayapnya dipenuhi dengan payet yang bisa dibentangkan oleh sang penari dengan satu gerakan yang anggun menambah indah pesona tarian ini, serta mahkota yang berhiaskan kepala burung merak yang disebut singer yg akan bergoyang setiap penari menggerakkan kepalanya.
Dalam setiap acara tari Merak paling sering ditampilkan terutama untuk menyambut tamu agung atau untuk memperkenalkan budaya Indonesia terutama budaya Pasundan ke tingkat Internasional.

2012-03-03

Pengemis Itu Memang Ayahku



PENGEMIS ITU MEMANG AYAHKU

Oleh: Robi’atuz Zuniar

Kegigihanmu kuatkan kalbuku

Auramu alihkan argumenku

Sapamu sadarkan salahku

Sayangmu sirnakan sombongku

Didikmu datangkan damaiku

perjuanganmu raibkan risauku

Bicaramu bubarkan bathilku

Nafasmu nanarkan nistaku

Kesabaranmu kuburkan kerasku

Hidupmu hilangkan haramku

Citramu campakkan celakaku

Karena semua yang ada padamu

Adalah separuh dari jiwaku

Engkau punggung hidupku

2011-12-10

SUMPAH SERAPAH

“Aku harus giat belajar. Jangan sampai aku remidi lagi. Aku harus bisa menyabet rangking 5 besar di kelas. Harus…harus…!!!”

Itu adalah sumpah serapah yang aku kumandangkan tahun lalu ketika ujian semester 1. Ternyata tak membawa efek. Buktinya, sampai sekarang aku masih juga mengingkarinya. Novel yang sedang bertengger di depan mataku saat ini semakin lengket tak ingin diduakan. Padahal, aku ingin mengganti posisinya dengan buku Fisika. Tapi, entah kenapa novel ini semakin menyeretku masuk ke dalam khayalan ceritanya. Jadi, masa bodohlah sama yang namanya Fisika.

HUKUM UTAMA HIDROSTATIS ADALAH semua titik yang terletak pada bidang horizontal di dalam zat cair yang tenang mempunyai hidrostatis yang sama.” Dengan suara lantang bak Soekarno, Echa membaca buku Fisikanya. Tentu saja aku merasa terganggu dengan gelagatnya itu. Dengan langkah seribu, aku menghampirinya sembari memasang tampang garang.

“Echa..!!! kamu biasa aja donk bacanya!! Berisik tahu!!” omelku.

“Maaf Al, lagian kamu sih, waktunya belajar, malah baca novel!! Besok kan ujian Fiska!!”

“Aduh!! Gampang!! Besok tinggal nyontek apa susahnya.” Sungutku sembari meninggalkan Echa.

***

Pagi berkubah kabut. Mentari seakan berbaur dengan cahayanya yang merona. Aku bersiap dengan menenteng tas coklat pemberian ibuku. Mengenakan sepatu dan kaos kaki berwarna coklat pula. Berjalan menuju sekolah dengan percaya diri. Padahal tadi malam aku tak belajar sama sekali. Bisikku dalam hati.

Di dalam kelas, seorang guru penjaga bersiap memberikan lembar soal ujian. Melihat hal itu, jantungku seakan berkonser ria. Tapi secepat kilat, ku usir rasa takutku setelah mataku memandang ke sebelah kanan bangku. Tampak seorang temanku dengan penampilannya yang culun berkomat-kamit sembari mengerjapkan kedua matanya. Itu dia wahana baruku. Gumamku dalam hati.

Bel tanda ujian pun mulai berdering nyaring. Begitupun juga keringatku yang mulai keluar melebihi besarnya biji jagung. 10 menit berselang, aku sudah tak tahan ingin segera keluar dari ruangan ini.

“Ssst…ssst…Tika!!” panggilku dengan sedikit berbisik. “Apa Al…?” dengan nada setengah berbisik tika menoleh kearah ku. “ aku nyontek 1-40 dong, nggak pakek lama ya…” perintah ku seenaknya .

Sambil menunggu jawaban dari Tika, aku duduk santai sembari memainkan pensil 2B ku. Waktu menunjukkan kurang setengah jam lagi akan bel. Dengan cepat kusalin semua jawaban-jawaban dari Tika tanpa menoleh kanan kiri. Akhirnya bel tanda ujian selesai berbunyi nyaring. Dengan gaya bak seorang model yang berjalan diatas catwalk sembari memberikan senyuman bangga aku mengumpulkan kertas jawabanku. Ternyata aku bisa selesaikan ulangan ini tanpa belajar hebat banget bukan. Batin ku sambil tersenyum tanpa alasan.

Malam begitu renyah. Rembulan nampak gamblang menumpahkan sinarnya. Aku berniat berkencan dengan pacarku.

“Eh Vir, aq pergi dulu… nanti kalau ketua asrama kesini kamu bilang aja aku lagi dimana gitu.. yang penting aku aman … “ jelasku .

“Emang kamu mau kemana Al…? lagian besok masih ada ujian kimia, kamu tuh selalu nggak mau belajar …” tutur vira .

“Udah bukan urusan kamu, toh yang ngejalanin aku kan ,kenapa kamu yang repot sih , jangan lupa ikuti perintah ku tadi …” jawabku dengan nada jengkel.

Masa bodoh dengan kimia, yang penting kan bisa jawab dapat nlai bagus... bereskan. Omelku dalam hati. Berpakaian rapi, berbau wangi, terlihat perfect itulah ciri orang akan bertemu kekasihnya, namun aq nggak seperti mereka aku berpenampilan apa adanya yang penting pantas, enak dipandang dan satu lagi “nggak malu-maluin”. Setelah siap, segera aku pergi ketempat tujuan, tapi ada sedikit rintangan. Aku harus bisa manjat pagar setinggi kira-kira dua meter itu. Dengan sekuat tenaga yang ku punya aku mencoba melewati pagar itu dan akhirnya yes aku lolos jeritku dalam hati.

malam itu aku dan pacarku pergi ke alun-alun. Ternyata tak kalah dengan pasar. Hilir mudik kendaraan roda 2, roda 4 dan pedagang kaki lima. Beberapa lampu yang menerangi gemerlap malam dan hiruk pikuk pengunjung yang semakin lama semakin banyak. Beralaskan karpet kuning, aku dan Andre menikmati jagung bakar dan segelas es degan. Ini adalah saat-saat paling indah dalam hidupku. Kulihat ponsel warna merah ku, waktu menunjukkan angka sembilan tepat. Aku segera kembali ke asrama. sekitar jam 10 aku tiba di asrama. langkah ku begitu pelan dan hati-hati bak orang pencuri. Akhirnya aq aman juga.

“Bangun Al… cepat mandi udah jam 06.45 tuh, ada ulangan kimia Al..!!” Echa berteriak dengan suara cemprengnya.

“Iya iya….. “ ucapku setengah sadar.

Perasaan takut plus gelisah memenuhi jiwa ku. Aduh mau dijawab apa nanti, padahal aku nggak bisa sama sekali, terus kemarin nggak belajar lagi, pikiranku dipenuhi ide-ide gimana caranya dapat jawaban. Aku menenangkan pikiran sembari mencari cara.

Tiba tiba muncul ide cemerlang di kepalaku. Ngerpek. Tapi aku sadari diriku sedikit takut dan kuputuskan tak jadi melakukannya.

Bel tanda memulai ujian pun berdering. Bersamaan dengan itu, perasaan ku menjadi gugup. Guru pengawas mulai membagi soal dan jawaban. kulihat soal-soal itu. Mereka seolah menari-nari kesana kemari. Perutku terasa mual melihatnya, kepalaku tiba-tiba pusing, dan rasanya aku ingin cepet-cepat pergi dari sini.

Tampak seorang temanku lugu ,tapi pintar sedang mengerjakan dengan serius. aha dia pasti mau mencontohi aku, harus mau .

“Sst .. ssst.. len.. lena ... “.

Berulang kali ku memanggilnya, tapi ia tak menoleh padaku, akhirnya ku lempar dia dengan penghapus karet. Tapi tiba-tiba, dari arah kiri, seseorang menjitak kepalaku. “Aw!!” reflek aku menjerit . Setelah ku tengok, berusaha mencari tahu siapa yang melakukan itu, aku berjingkat kaget. Ternyata tak ada seorang pun yang berada di sampingku. Aku baru sadar, kalau bangkuku berada paling pojok di kelas ini. Meski ada sedikit gang untuk dilewati. Lalu siapa yang melakukannya?? Beberapa detik kemudian, aku berusaha menghilangkan pikiran buruk yang sedari tadi menggelayutiku. Tapi…”Bletak!!” hal yang sama menimpaku. Tapi kali ini pelakunya seperti menggunakan penghapus papan tulis. Lama aku terdiam. Sampai akhirnya, bel tandai usai pun berdering. Secepat kilat, kulangkahkan kakiku keluar. Dan bukan main aku di buat kaget oleh tulisan yang memaksaku mengernyitkan kening. Tampak di depan papan tulis sebuah kalimat bertuliskan “INGAT SUMPAH SERAPAHMU!!!!”.

2011-09-23

sosok sang singa padang pasir " umar bin khattab"


BIOGRAFI UMAR BIN KHATTAB

Umar bin Khtttab adalah salah seorang sahabat nabi dan khalifah kedua setelah wafatnya Abu Bakar As-Sidiq. Jasa dan pengaruhnya terhadap penyebaran Islam sangat besar hingga Michael H. Heart menempatkannya sebagai orang paling berpengaruh nomor 51 sedunia sepanjang masa.
Beliau lahir di Mekah dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy dengan nama lengkap Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza. Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu yang jarang. Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah.

Umar tumbuh menjadi pemuda yang disegani dan ditakuti pada masa itu. Wataknya yang keras membuatnya mendapat julukan “Singa Padang Pasir”. Ia juga amat keras dalam membela agama tradisional bangsa Arab yang menyembah berhala serta menjaga adat-istiadat mereka. Bahkan putrinya dikubur hidup-hidup demi menjaga kehormatan Umar.
Dikatakan bahwa pada suatu saat, Umar berketetapan untuk membunuh Muhammad SAW. Saat mencarinya, ia berpapasan dengan seorang muslim (Nu’aim bin Abdullah) yang kemudian memberi tahu bahwa saudara perempuannya juga telah memeluk Islam. Umar terkejut atas pemberitahuan itu dan pulang ke rumahnya.
Di rumah Umar menjumpai bahwa saudaranya sedang membaca ayat-ayat Al Qur’an (surat Thoha), ia menjadi marah akan hal tersebut dan memukul saudaranya. Ketika melihat saudaranya berdarah oleh pukulannya ia menjadi iba, dan kemudian meminta agar bacaan tersebut dapat ia lihat. Ia kemudian menjadi sangat terguncang oleh isi Al Qur’an tersebut dan kemudian langsung memeluk Islam pada hari itu juga.
Sebagai seorang petinggi militer dan ahli siasat yang baik, Umar sering mengikuti berbagai peperangan yang dihadapi umat Islam bersama Rasullullah Saw. Ia ikut terlibat pada perang Badar, Uhud, Khaybar serta penyerangan ke Syria.
Setelah wafatnya Rasullullah Saw., beliau merupakan salah satu shabat yang sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Ia bahkan pernah mencegah dimakamkannya Rasullullah karena yakin bahwa nabi tidaklah wafat, melainkan hanya sedang tidak berada dalam tubuh kasarnya, dan akan kembali sewaktu-waktu. Namun setelah dinasehati oleh Abu Bakar, Umar kemudian sadar dan ikut memakamkan Rasullullah.
Pada masa Abu Bakar menjabat sebagai khalifah, Umar merupakan salah satu penasehat kepalanya. Kemudian setelah meninggalnya Abu Bakar pada tahun 634, atas wasiat Abu Bakar Umar ditunjuk menggantikannya dan disetujui oleh seluruh perwakilan muslim saat itu.
Selama masa jabatannya, khalifah Umar amat disegani dan ditakuti negara-negara lain. Kekuatan Islam maju pesat, mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium).

Umar dikenal dari gaya hidupnya yang sederhana, alih-alih mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di jaman itu, ia tetap hidup sebagaimana saat para pemeluk Islam masih miskin dan dianiaya. Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun keempat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah.

Umar syahid setelah ditikam oleh Abu Lukluk, seorang budak asal Persia yang dendam atas kekalahan Persia terhadap Islam pada suatu subuh saat Umar sedang mengerjakan shalat. Umar meninggal pada 25 Dzulhijjah 23 H dan selanjutnya digantikan oleh Utsman bin Affa

TELADAN YPERJALANAN UMAR BIN KHATTAB

Pada suatu ketika, Khalifah Umar bin Khattab sedang berjalan keluar malam-malam sendirian. Beliau memang punya sebuah kebiasaan kluyuran malam-malam, untuk melihat sendiri apakah rakyatnya sudah bisa tidur dengan nyenyak, atau mungkin masih ada yang kelaparan sehingga belum bisa tidur. Umar berjalan seorang diri, tanpa teman, tanpa pengawal, apalagi ajudan, dan tidak dengan ramai-ramai dan hiruk-pikuk layaknya seorang pemimpin yang mau bersafari ke daerah.

Ketika sedang asyik berjalan, sambil mengamati rumah-rumah penduduk, tiba-tiba Umar mendengar ada suara anak kecil menangis, dan suara ibunya yang berusaha membujuk supaya sang anak menghentikan tangisnya. Kata sang ibu, "Sebentar ya nak, sebentar lagi matang kok. Tidurlah engkau sampai nanti kubangunkan."

Sang anak rupanya sudah tidak tahan lagi dengan lapar yang dirasakannya. Ia terus saja menangis, bahkan semakin keras. Sang ibu sudah sangat panik, bingung tidak tahu lagi harus berbuat apa, sementara dia sendiri tidak punya uang sepeserpun, untuk dibelikan bahan makanan, demi mengenyangkan buah hati tercintanya.

Saat itulah terdengar pintu diketuk, dan tampak sosok Umar bin Khattab, yang ternyata tidak dikenali oleh ibu itu. Ini juga karena Umar selalu menyamar, setiap kali akan berpatroli seperti yang sekarang sedang dilakukannya.

"Maaf ibu, saya tadi mendengar suara anak menangis. Anak ibukah itu?" tanya Umar. Sang ibu menjawab, "Iya benar Pak. Anak saya ini lapar, tapi saya tidak punya uang untuk membeli bahan makanan."

Khalifah Umar terkejut, "Terus yang saya dengar tadi ibu mengatakan, sebentar lagi matang, itu apa bu?"

Dengan tersipu malu, sang ibu menjawab, "Itu hanya sebuah batu. Saya tahu batu tidak akan pernah bisa dimakan, tapi hanya ini cara yang bisa saya gunakan, supaya saya bisa menenangkan anak saya. Andai saja khalifah Umar ada disini, saya akan mencakar-cakar wajahnya, karena dia sudah tega menyengsarakan rakyatnya!"

Mendengar itu, Umar bin Khattab langsung mohon diri, dan langsung pulang menuju kediamannya. Umar langsung menuju ke gudang tempat penyimpanan makanan, dan langsung diambilnya sebuah karung berisi bahan makanan yang paling besar. Karung itu kemudian diangkatnya, dan dipikulnya sendiri, untuk dibawa keluar kembali menuju rumah sang ibu yang malang itu. Beberapa ajudan Umar, begitu mengetahui bosnya mikul beras sendirian, langsung menawarkan bantuan untuk mengangkatnya. Tapi dengan tegas Umar justru berkata, "Kalau kalian mau memikulkan karung ini, apakah berarti kalian mau memikul juga dosa-dosaku? Biar aku yang membawanya, karena aku merasa berdosa, telah menelantarkan rakyatku, sampai-sampai dia harus membohongi anaknya yang menangis kelaparan, karena tidak punya uang untuk membeli makanan."

Para ajudan itu tertegun, tidak bisa berkata apa-apa, tapi tidak sedikit diantara mereka yang juga menitikkan air mata, melihat kearifan pemimpin mereka itu. Umar bin Khattab kemudian memikul karung bahan makanan itu sendirian, ketempat sang ibu yang tadi merebus batu itu. Jarak antara kediamannya dengan rumah sang ibu cukup jauh. Tapi karena tekadnya sudah bulat, tidak ingin menyengsarakan rakyatnya, bahkan barang seorangpun, Umar memikul karung itu, dan berjalan tanpa kenal lelah.

Sesampainya dirumah ibu yang malang itu, Umar kembali mengetuk pintu. Ibu itu sangat terkejut, melihat Umar kembali datang, kali ini membawa karung besar berisi bahan makanan. Sambil terisak ibu itu berkata, "Alhamdulillah tuan, anda sudah sangat berbaik hati kepada saya. Semoga Allah membalas kebaikan tuan dengan balasan yang berlipat ganda. Tapi, siapakah tuan ini sebenarnya?"

Ketika Umar menyebut namanya, ibu ini tersentak dan langsung bersujud dihadapan sang Khalifah. Dia minta maaf karena pada pertemuan sebelumnya, sempat mencela sang Khalifah. Tapi Umar bin Khattab justru memegang tangan sang ibu, dan membantunya untuk berdiri. Umar kemudian berkata, "Justru seharusnya sayalah yang bersujud pada ibu, karena ibu sudah menyadarkan saya, bahwa tidak ada gunanya kekuasaan yang saya miliki, kalau rakyat saya ternyata masih ada yang sengsara seperti ini. Sungguh Allah sudah memberi hidayah kepada saya melalui ibu. Terimakasih..."


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Selengkapnya: Navigasi Efek Slide Out dengan jQuery | Blogger Tune-Up http://modification-blog.blogspot.com/2010/04/navigasi-efek-slide-out-dengan-jquery.html#ixzz1Nn7tjg00 Under Creative Commons License: Attribution